Sunday, 19 May 2013

Cara Mendapat Pertolongan Alloh

Cara Mendapat Pertolongan Alloh. Setiap manusia pasti pernah mengalami malapetaka/musibah/bencana/kesengsaraan dan cobaan lainnya. Tapi tidak semua manusia mampu memahami, bahwa manusia begitu lemah tanpa adanya pertolongan dari Yang Maha Penolong, dan Dialah yang dapat memberikan solusi terbaik terhadap situasi (keruwetan) yang sedang kita hadapi. Sering kita menggerutu, Kapan datangnya Pertolongan Alloh?? Kapan dan kapan ???

Sesungguhnya pertolongan Alloh begitu dekat. Seperti dalam firmannya: “Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum datang kepadamu (cobaan) sebagaimana orang-orang sebelum kamu? Mereka ditimpa kesengsaraan, serta digoncangkan (dengan bermacam-macam cobaan) sehingga berkatalah Rosul dan orang-orang beriman, Bilakah datangnya pertolongan Alloh? Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Alloh itu dekat”. (QS. Al-Baqoroh:214)

Jadi setiap malapetaka, kesengsaraan, kemiskinan serta berbagai bala’ dan cobaan dalam kehidupan ini merupakan salah satu bagian dari pendidikan Alloh kepada hamba-Nya dalam menguji keimanan kita. Pertolongan Alloh tidak akan jatuh begitu saja secara tiba-tiba dari langit. Salah satunya dari usaha (ikhtiar) kita sendiri. Sehingga apa saja yang seharusnya kita lakukan agar tebukanya pintu pertolongan Alloh.

Ada 7 (tujuh) cara untuk membuka dan mendapatkan pintu pertolongan Alloh:

1. Evaluasi kualitas ibadah kita

Sebelum menuntut hak, sebaiknya kita melakukan kewajiban terlebih dahulu. Ibarat para pekerja, mereka harus bekerja terlebih dahulu, baru kemudian mendapat upah. Tetapi kadang mereka mendapat upah yang tidak sesuai dengan harapan mereka karena mungkin pimpinan mereka mempunyai penilaian tersendiri terhadap kualitas pekerjaan. Dalam hal ini kita juga harus berinstropeksi, apakah niat ibadah kita benar-benar ikhlas? Lalu apa makna ikhlas itu? Ikhlas adalah tidak mengharapkan sesuatu untuk kepentingan duniawi, jadi tujuannya agar segala ibadahnya diterima oleh Alloh.
Ada sebuah kisah dari Ali bin Abi Thalib ra: ketika beliau bertempur dengan kaum kafir, Beliau berhasil menundukkan musuhnya dan hampir membunuhnya. Ketika pedang akan diayunkan secara tiba-tiba musuh tersebut meludahi wajah beliau. Serta merta Imam Ali menghentikan pertempurannya, dan sang musuh terheran-heran kemudian iapun bertanya, “Ya Ali, mengapa anda tidak jadi membunuhku, padahal aku sudah tak berdaya?” Beliaupun menjawab “Aku khawatir membunuhmu karena telah kamu ludahi, bukan membunuhmu karena membela agama Alloh. Subhanalloh, Imam Ali sangat khawatir jihadnya menjadi tidak ikhlas lagi, melainkan telah diliputi hawa nafsu dan amarah. Dan akhirnya Alloh menolong Imam Ali dengan memenangkan pertempuran dan akhirnya kaum kafir pun masuk ke dalam agama Islam.

2. Yakini Janji dan Jaminan Alloh

Segala cobaan yang terasa berat menghimpit, akan terasa ringan bila kita menghadapinya dengan sabar dan yakin bahwa janji Alloh tidak akan meleset. Seperti dalam firmanNya. “Mohonlah pertolongan kepada Alloh dan bersabarlah, sesungguhnya bumi ini kepunyaan Alloh, dipusakakanNya kepada siapa yang dikehendakiNya dari hamba-hambaNya”. (QS. Al-A’rof:128)

“Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabar yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas”. (QS. Az-Zuma:10)

“Setelah kesulitan pasti ada kemudahan. Setelah kesulitan pasti ada kemudahan”. (QS. Alam Nasyroh:5-6)

3. Jangan Berputus asa dari rahmat Alloh

Setiap cobaan pastilah sesuai dengan kesanggupan seorang hamba yang memikulnya.
“Alloh tidak akan membebani seseorang, melainkan sesuai dengan kesanggupannya”. (QS. Al Baqoroh:286) Sungguh sangat cermat dan tepat segala cobaan yang diberikan kepada seorang hambanya.

“ …dan jangan kamu berputus asa dari rahmat Alloh. Sesungguhnya yang berputus asa dari rahmat Alloh, hanyalah orang-orang kafir”. (QS. Yusuf:87)

4. Tolonglah orang lain (shodaqoh)

Menolong orang lain yang sama-sama sedang ditimpa musibah ternyata dapat menyebabkan turunnya pertolongan alloh. Salah satunya adalah bersedekah kepada orang yang membutuhkan.
5. Manfaatkan kedahsyatan Do’a

Suatu kerugian yang amat besar bagi orang yang beriman jika tidak memanfaatkan do’a secara optimal karena do’a merupakan pendamping yang kokoh bagi kesuksesan di dunia dan akhirat.
“Tidak sekali-kali seorang muslim di muka bumi ini berdo’a pada Alloh meminta sesuatu, melainkan Alloh akan memberinya apa yang ia minta atau memalingkannya dari suatu kejahatan yang semisal dengan permintaannya, selagi ia tidak berdo’a meminta sesuatu atau memutuskan tali silahturahmi:. Maka ada seseorang berkata, “Kalau demikian, kami akan memperbanyak berdo’a”. Beliau menjawab, Alloh Maha Memberi”. (HR. Tirmidzi)

6. Optimalkan Ikhtiar di jalan Alloh

Bagi seorang muslim, yang harus dilakukan adalah mengoptimalkan kemampuan piker dan ikhtiarnya untuk menjadi sarana mendekat kepada Alloh. Dan sangat pasti orang yang dekat Alloh akan mendapat prioritas pertolongan.

7. Peka bahwa pertolongan Alloh tidak selalu sesuai dengan keinginan kita

Bisa jadi Alloh memberikan pertolongan dalam bentuk-bentuk diluar yang kita inginkan. Tetapi janganlah berburuk sangka terhadap apa yang diberikan Alloh kepada kita, mungkin pertolongan Alloh ini merupakan awal yang baik bagi kita.
Alloh berfirman, “Boleh jadi engkau membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu. Alloh mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.” (QS. Al Baqoroh:216)

Disinilah kepekaan seseorang dilatih untuk mampu menangkap sekecil apapun terhadap pertolongan Alloh.




Related Posts to "Cara Mendapat Pertolongan Alloh"

Response on "Cara Mendapat Pertolongan Alloh"