Thursday, 23 May 2013

Kampung Inggris

Kampung Inggris. Mungkin anda bertanya-tanya kampung inggris ada di daerah mana? Apakah warga atau penduduknya merupakan orang inggris atau keturunan orang inggris? Pada kesempatan kali ini, onnycorp mencoba share mengenai kampung inggris. Sengaja saya mencoba sedikit mengulas mengenai kampung inggris, karena ada salah satu klien jasa seo yang ingin webnya di lakukan optimasi SEO dengan keyword kampung inggris.

Kampung Inggris merupakan sebutan untuk Desa Pelem dan Desa Tulungrejo yang berada di Kecamatan Pare Kabupaten Kediri Propinsi Jawa timur. Kampung ini disebut kampung inggris karena di daerah tersebut berdiri ratusan lembaga kursus bahasa inggris. Dan seiring perkembangan waktu ternyata lembaga kursus ini juga menyelenggarakan kursus bahasa arab, mandarin.

kampung inggris

Jika anda berkunjung ke kampung inggris ini, mungkin anda malah jarang mendengar bahasa Indonesia atau bahasa jawa yang digunakan dalam berkomunikasi, karena mayoritas warga di kampung inggris menggunakan bahasa inggris sebagai alat komunikasi. Karena mayoritas para warganya adalah pendatang yang sedang belajar berbahasa inggris, sehingga mereka selalu cas cis cus dalam berkomunikasi.

SEJARAH KAMPUNG INGGRIS

Kampung inggris ini terbentuk oleh usaha dan perjuangan keras Kalen Osen seorang pria berkelahiran 4 Pebruari 1945 yang berasal dari Kutai Kartanegara. Pak Kalen ini semula merupakan seorang santri di Pondok Modern Gontor Ponorogo Jawa Timur. Beliau menimba ilmu di Gontor hanya sampai kelas lima, dikarenakan tidak mampu membiayai pendidikan di gontor. Bahkan untuk biaya pulang ke Kutai pun tidak ada karena tiadanya biaya.

Tetapi tekat beliau untuk mencari ilmu khususnya dalam berbahasa asing, beliau tetap berusaha agar bisa menuntut ilmu dengan biaya semampunya. Akhirnya seorang teman beliau memberitahukan bahwa ada seorang ulama pemilik Pondok Pesantren Darul Falah di daerah Pare Kediri yaitu KH Ahmad Yazid mampu menguasai delapan bahasa asing. Di dalam kondisi sulit ini, beliau berniat berguru kepada KH Ahmad Yazid dengan harapan bisa menguasai beberapa bahasa asing.

Ditengah perjalanannya dalam menuntut ilmu, ada dua orang mahasiswa dari IAIN Sunan Ampel Surabaya yang dating ke pondok pesantren tersebut dengan niat belajar untuk menghadapi ujian Negara di kampusnya. Dan pada saat itu KH Ahmad Yazid sedang tidak berada di pondok pesantren dan akhirnya tamu tersebut ditemui oleh ibu Nyai. Dan kebetulan Nyai Ahmad Yazid mengarahkan kedua tamu tersebut untuk belajar kepada kalen yang juga sedang menuntut ilmu di ponpes tersebut. Karena sikap tawadlu kepada guru, beliau menyanggupi untuk memberikan pelajaran privat kepada dua mahasiswa tersebut selama 5 hari kepada kedua mahasiswa tersebut berguru kepada kalen. Setelah itu si mahasiswa tersebut pulang untuk menempuh ujian Negara.

Tak disangka-sangka sebulan kemudian, kedua mahasiswa tersebut kembali ke Pondok Pesantren dan mengabarkan bahwa mereka telah lulus ujian Negara.Tentu saja, hal ini membuat Pak Kalen sangat berbahagia. Akhirnya karena keberhasilan kedua mahasiswa tersebut, beritapun tersebar bahwa pak kalen mampu memberikan pelajaran singkat untuk persiapan ujian bagi para mahasiswa. Dan akhirnya berkat promosi tersebut, terbentuklah kelas pertama bahasa inggris. Dan sejak tahun 15 Juni 1977 pak kalend mendirikan lembaga kursus bahasa Inggris yang berorientasi selain kemampuan berbahasa inggris, para muridnya juga mempunyai ilmu agama dan akhlak yang baik.

Akhirnya sekitar tahun 1990-an, bermunculan berbagai lembaga kursus dan mayoritas pemilik kursusan tersebut adalah murid dari pak kalen di daerah kampung inggris hingga mencapai ratusan lembaga kursus pada saat ini. Berkat perjuangan dari pak kalen inilah, kampung inggris sangatlah terkenal di kalangan pelajar dalam mengoptimalkan kemampuan dalam berbahasa inggris. Demikian sekilas artikel saya mengenai kampung inggris, semoga bermanfaat.




Related Posts to "Kampung Inggris"

Response on "Kampung Inggris"